Tata Bahasa Dasar Bahasa Korea: Langkah Pertama Menuju Kefasihan

bahasaIngin mempelajari baru, tapi masih ragu-ragu? Jangan takut! dengan  karakternya yang terlihat rumit sebenarnya adalah salah satu Asia yang paling sederhana untuk dipelajari.

Pertama-tama, cobalah dengan tata bahasa Korea langkah-demi-langkah. Kosakata, pengucapan, dan ejaan memang penting dalam bahasa apapun, tapi sebaiknya mulai dengan tata bahasa. Setelah Anda memahami aturan-aturan gramatikal bahasa, semua sisanya akan mengikuti.

Korea memiliki alfabet sendiri disebut () atau Chosongul (Korea Utara), jadi kita akan menggunakan Romanisasi dalam pelajaran kita. Untuk lebih lanjut tentang alfabet Korea, sebaiknya perlu diajarkan oleh penutur asli Korea.

Berikut akan kami bahas beberapa plajaran mengenai tata bahasa dasar bahasa Korea:

Bagian-bagian dari

Jika Anda lupa, berikut adalah deskripsi singkat dari bagian yang berbeda dari kalimat. Subyek adalah hal-hal yang kalimat bicarakan. Verba adalah yang menggambarkan apa yang mereka lakukan. Benda adalah apa Anda bekerja pada. Ini akan lebih mudah untuk memahami hal ini dengan sebuah :

Baca juga:  Hal-hal Unik yang Bisa Dipelajari dari Budaya Korea

Sangat penting untuk memahami komponen-komponen kalimat, karena kalimat Korea tidak selalu mengikuti urutan yang sama seperti bahasa Inggris. Jika Anda bisa memilih yang merupakan subjek, kata kerja, dan objek, itu akan membuat lebih mudah untuk merangkai kalimat bersama-sama.

Partikel

Loading...

Kebanyakan kalimat bahasa Korea memiliki kata-kata yang memiliki partikel yang melekat pada mereka. Ini menandakan apa peran kata itu dalam kalimat (subjek atau objek). Tidak ada partikel seperti ini dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris, jadi kami tidak bisa menerjemahkannya. Ada sekitar 20 partikel dalam bahasa Korea, tapi kami akan mengajarkan Anda yang paling dasar.

이 atau 가 (Subject)

Partikel ini ditempatkan setelah kata untuk menunjukkan bahwa itu adalah subjek kalimat itu.

  • Jika suku kata terakhir subyek berakhir vokal, gunakan 가 [ga]
  • Jika suku kata terakhir subjek berakhiran konsonan, gunakan 이 [i]

은 atau 는  (Topik)

Partikel ini ditempatkan setelah kata untuk menunjukkan bahwa itu adalah topik kalimat itu. Penanda topik ini juga bisa berfungsi sebagai subjek.

  • Jika suku kata terakhir subyek berakhir vokal, gunakan 는 [neun]
  • Jika suku kata terakhir subjek berakhiran konsonan, gunakan 은 [eun]
Baca juga:  15 Istilah Unik dalam Bahasa Korea

를 atau 을 (Object)

Partikel ini ditempatkan setelah kata untuk menunjukkan bahwa itu adalah objek kalimat.

  • Jika suku kata terakhir objek berakhir di vokal, gunakan 를 [reul]
  • Jika suku kata terakhir objek berakhiran konsonan, gunakan 을 [eul]

에 (Tempat atau waktu)

Jika kata kerja dalam kalimat dilakukan pada waktu tertentu, Anda harus meletakkan ini dengan kata yang menunjukkan waktu. Ini diucapkan [e]. Anda juga harus memasangkan partikel ini ke sebuah kata yang menunjukkan tempat.

Anda tidak bisa benar-benar menerjemahkan ini ke dalam bahasa Indonesia atau Inggris, tapi partikel 에 ini memainkan peran preposisi dalam contoh kalimat berikut:

  • Aku pergi pada pukul 15:00 –> 저는 (재가) 오후 3시에 가요
  • Aku pergi ke taman –> 저는 (재가) 공원에 가요
    –> pada pola keterangan tempat, partikel 에 hanya digunakan pada keterangan tempat saat subjek melakukan perpindahan posisi. Dengan kata lain, subjek tidak melakukan kegiatan tertentu pada suatu tempat tertentu. Jika subjek melakukan kegiatan pada suatu tempat tertentu, maka partikel yang digunakan adalah, 에서 (e-seo).
  • Saya belajar di kelas –> 재가 교실에서 공부합니다
Baca juga:  Belajar Cara Membaca Bahasa Korea Hangeul

Urutan Kata dan Struktur Kalimat

Suatu hal yang penting untuk memahami ketika belajar tata bahasa Korea adalah bagaimana menyusun kata-kata untuk membangun sebuah kalimat. Dalam bahasa Indonesia, banyak kalimat mengikuti urutan Subjek-Predikat-Obyek atau SPO. Kita tidak bisa mengubah urutan kata ini tanpa mengubah atau menghasilkan susunan kalimat yang buruk.

Sedangkan dalam bahasa Korea, kalimat tidak selalu terstruktur dengan cara ini. Ada pepatah bahwa ketika belajar bahasa Korea, triknya adalah dengan mendengarkan sampai akhir kalimat. Di sinilah kata kerja, tenses, dan ekspresi yang penting masuk. Ini adalah hal yang sangat penting untuk Anda pahami.

Setiap kalimat Korea HARUS berakhir dengan kata kerja (seperti makan, , dll) atau kata sifat (seperti cantik, enak, lapar, dll) jika tidak, maka secara tata bahasa tidak benar.

-YR-

*SH

One Response
  1. amelkinochan