Belajar Bahasa Korea : Cara Mudah Menulis Huruf Hangul / Hangeul

Bahasa memiliki keragaman vokal yang lebih banyak dibandingkan dengan konsonannya. Hal inilah yang menyebabkan prononsiasi bahasa akan kurang tepat jika hanya berdasarkan romanizasi yang menyertainya, namun tidak demikian dengan menulisnya. Berikut ini akan sedikit dijabarkan bagaimana cara .
*SH

Mempelajari huruf korea yang disebut (한글) sebenarnya cukup mudah jika kita mengetahui caranya. Pertama, kita hanya perlu menghapal bentuk dari huruf-huruf tersebut. Jumlah huruf terdiri dari 20 bentuk saja yang terbagi atas 14 huruf konsonan dan 6 huruf vokal . Di luar huruf terebut, masih ada tambahan 5 huruf konsonan ganda dan huruf vokal turunan yang jumlahnya 15 (+i, y+, w+).konsoan

Baca juga:  Kumpulan Puisi paling Terkenal dalam Bahasa Korea

Berikut adalah penampakan dari Huruf Konsonan dan Huruf Vokal dalam aksara Hangeul,

Huruf Konsonan

g

n

d

r

m

b

s

ng

j

ch

k

t

p

h

kk

tt

pp

ss

jj

Huruf Vokal

기본 (dasar)

(dasar) + i

a

i

u

o

eo

eu

ae

e

oe

wi

ui

Y + (dasar)

Y + (dasar) + i

ya

yu

yo

yeo

yae

ye

W + (dasar)

W + (dasar) + i

wa

wo

wae

we

Langkah selanjutnya adalah mengetahui aturan yang berlaku dalam penulisan huruf hangeul tersebut. Huruf Hangeul dituliskan dengan aturan dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Penulisan huruf terdiri dari huruf depan, huruf vokal, dan huruf belakang.

Baca juga:  Bagaimana Metode Pemberian Nama bagi Bayi di Korea Selatan?

Misalnya untuk kata ‘Hangeul’ ( 한글 ) sendiri. Pada kata 한 (Han), huruf ㅎ (h) berperan sebagai huruf depan dituliskan di pojok kanan atas, hurufㅏ(a) sebagai huruf vokal diletakkan di kiri atas, dan terakhir huruf ㄴ (n) dituliskan di bawah. Begitu juga pada kata 글 (geul), huruf  ㄱ(g), ㅡ (eu), ㄹ(r) diletakkan secara urut dari atas ke bawah. lalu, mengapa kata tersebut dibaca ‘geul’ padahal seharusnya dibaca ‘geur’ ? karena aturan dalam pembacaan huruf belakang akan melebur dari ‘r’ menjadi ‘l’ setelah mengikuti huruf vokal tertentu.

Susunan untuk penulisan dalam berpola S-O-P, yang artinya subyek selalu disambungkan dengan obyek, lalu baru diakhiri dengan kata kerja (predikat). Semisal pada berikut :

Subyek

Obyek

Kata Kerja (predikat)

Kalimat

adik

apel

makan

Adik – apel – makan (adik makan apel)

( 동생 ) + 이

( 사과 ) + 를

( 먹다 ) + 습니다

동생이사과를먹습니다

(bentuk )

동생이사과를먹어요

(bentuk informal)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *